Category Archives: informasi

Persiapan ISO 9001 dan 17025

Akhir-akhir ini staf di LSIH sangatlah sibuk karena harus menyiapkan dua dokumen sekaligus, meskipun pada intinya kedua dokumen itu mirip namun dalam tatanan yg berbeda. tentu saja tetap membutuhkan keja ekstra.

setelah ada dokumen lalu dicoba dilakukan audit internal yang diketuai Pak Joni. dan nampak adanya beberapa kelemahan yang memang harus segera diperbaiki.

mamu tidak mau untuk sebuah kemajuan memang harus kerja berat

Persiapan ISO juga mengakibatkan biaya analisis naik karena adanya keharusan kalibrasi alat yang dulu jarang terpikirkan. bahkan banyak mahasiswa yang belum menyadari arti pentingnya kalibrasi alat dan pengukuran ketidakpastian.

ayo semangat

Kunjungan dan penjajagan kerjasama dari Biofarma bandung

Selasa 18 Januari 2011

Kamis, 20 januari 2011 Lsih-UB menerima kedatangan tim dari PT. BIO FARMA PERSERO yang terdiri dari dr. Elvyn Fajrul Jayasaputra selaku direktur pengembangan dan perencanaan, Iwan Setiawan, SE selaku sekertaris, staf ahli dr. Erman Boedisetianto beserta 3 orang staf R&D. Kunjungan yang berlangsung sekitar 4 jam ini diterima secara langsung oleh Direktur LSIH UB Dra. Fatchiyah, M.Kes., Ph.D dan beberapa staf. Tim BIO FARMA juga berkesempatan untuk memenuhi undangan Pembantu Rektor I Prof. Dr. Ir. Bambang Suharto, MS yang kemudian dilanjutkan dengan visitasi laboratorium biologi molekuler dan seluler serta laboratorium proksimat LSIH UB

staf LSIH dan Biofarma
foto bersama usai ramah tamah dengan staf Biofarma Bandung

PT. BIO FARMA PERSERO merupakan suatu badan usaha milik negara yang memproduksi vaksin dan antisera. Dalam visinya untuk menjadi produsen vaksin dan antisera yang berdaya saing global, BIO FARMA telah memproduksi, memasarkan dan mendistribusikan vaksin dan antisera yang berkualitas internasional untuk kebutuhan pemerintah, swasta nasional, dan internasional. Guna meningkatkan daya saing dipasar internasional Bio farma bekerja sama dengan beberap universitas di Indonesia

Pada kesempatan kali ini PT. BIO FARMA mengajak tim LSIH UB untuk bekerja sama dalam beberapa hal diantaranya training, pemanfaatan peralatan laboratorium, pengembangan vaksin dari hasil penelitian yang selanjutnya akan dikembangkan di PT. Bio farma. Dalam kesempatan ini disepakati untuk segera mengadakan tindak lanjut teruatam berkaitan dengan paten yang telah dimiliki oleh pihak UB untuk dijajagi ketingkat komersial. Ada 2 paten yang nantinya diharapkan bisa segera terealisasi dalam pertemuan selanjutnya yakni bidang molekuler dan seluler yaitu tentang Imunokontrasepsi dan Diabetes Melitus test kit. Dalam pertemuannya, tim Bio farma mengutarakan ketertarikannya terhadap kedua paten tersebut. Oleh karenanya tim LSIH UB diminta untuk mempersiapkan diri guna terealisasinya kerjasama ini. Diharapkan dalan bulan Februari telah ada pertemuan lanjut.

Kunjungan dari UIN dan UBAYA

Senin 17 Januari 2011

Pada hari Senin, 17 Januari 2011, LSIH UB menerima kunjungan Tim Dosen dari Fakultas Teknobiologi UBAYA Surabaya dan Jurusan Kimia Fakultas Sain dan Teknologi UIN Malang. Kunjungan ini diterima langsung oleh Dra. Fatchiyah M. Kes., Ph.D selaku direktur LSIH UB. Kunjungan ini tidak terlepas dari adanya salah satu staff dosen UBAYA yang lolos seleksi mengikuti ‘Workshop on DNA Science’ Kentucky University USA dan LSIH UB tahun 2010 lalu.

kelompok kajian bioteknologi UBAYA tertarik untuk mengembangkan ‘teknik analisis biologi molekuler’ sebagai bagian dari pengembangan kurikulum bioteknologi di universitas tersebut

Dalam diskusi disepakati bahwa  mulai semester genap 2011 ini, pihak UBAYA meminta staff peneliti utama di LSIH UB untuk mengisi kuliah tamu tentang pengalaman penelitian yang berbasis bioteknologi  molekuler sebagai bagian dari program pembelajaran kurikulum yang telah mereka tetapkan

Sementara itu tim dari UIN yang beranggotakan kepala laboratorium kimia, biologi serta para laboran melakukan kunjungan dalam rangka studi banding manajemen laboratorium LSIH UB

Penerimaan kunjungan staf UIN dipimpin oleh drh. Masdiana C. Padaga, M.App.Sc  selaku manajer teknis yang menjelaskan mengenai profil LSIH UB sebagai laboratorium uji mencakup 3 divisi (teknologi pangan, molekuler dan seluler, Agrokompleks), penjelasan manajemen laboratorium LSIH, dan persiapan akreditasi ISO 17025 – 2005, Acara diakhiri dengan kunjungan ke setiap ruang loratorium dan sarana pembelajaran

Dalam kunjungan tersebut, tim UIN melakukan verifikasi terhadap sarana prasarana di dalam labarotorium sebagai penunjang kebutuhan manajemen

Kebersamaan di awal tahun

Pada Tanggal 1Januari 2011 atau lebih kita kenali dengan 1111 merupakan jajaran angka 1  yang diartikan mari kita bersatu.

dalam rangka meningkatkan keakraban keluarga maka LSIH mengadakan gathering family di p-wec atau petungsewu wildlife education center.

seluruh staf dan keluarga mengadkan acara outbound dengan kegembiraan di hutan pendidikan agar kita lebih mencintai lingkungan.

acara dilakukan dengan santai denmgan beberapa permainan, flying fox, panjat dinding dsb

poermainan yang membutuhkan kebersamaan juga dilakukan. seluruh keluarga nampak ceria hingga akhir acara.

setelah makan siang dilakukan ramah tamah dan doorprize hingga pukul 15.00 untuk kembali ke rumah masing2

selamat berkarya kembali di awal tahun

semoga kita makin baik dalam berkarya

salam

workshop pengelolaan laboratorium

Pada tanggal 20 November 2010 bertempat di lantai 8 Gedung rektorat Universitas Brawijaya diselenggarakan Workshop Pengelolaan Laboratorium Berbasis ISO 17025-2005 yang diikuti oleh seluruh ketua Laboratorium di Lingkungan Universitas Brawijaya

Dalam kesempatan tesebut tampil 3 pemateri yaitu:

  1. Dari BPSMB Surabaya mengenai penerapan ISO 17025-2005 di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang
  2. Pengalaman LSIH UB menuju sertifikasi ISO 17025-2005
  3. Strategi penerapan ISO 17025-2005 oleh PJM

berikut adalah makalah dari LSIH-UB

semoga bermanfaat

lsih Menuju Akreditasi ISO 17025 – 2008

Laboratorium di LSIH UB

laboratorium yang ada di LSIH-UB adalah:

  1. Laboratorium Sentral Ilmu dan Teknologi Pangan di Lt. 1 gedung LSIH-UB.
  2. Laboratorium Sentral Biologi Molekuler dan Seluler di Lt. 2 gedung LSIH-UB.
  3. Laboratoium Mikrobiologi dan Laboratorium Proksimat di Lt. 3 gedung LSIH-UB.
  4. Laboratorium-laboratorium Agrokompleks berada di masing-masing Fakultas Pertanian, Peternakan, Perikanan & Ilmu Kelautan, dan Teknologi Pertanian UB.

KARIOTYPING DAN ANALISIS GENETIK MANUSIA

Gatot Ciptadi

1.PENDAHULUAN

Analisis kromosom atau karyo tiping merupakan tool dan bagian yang sangat penting untuk analisis awal genetika. Beberapa abnormalitas genetik telah bisa dideteksi pada level kromosom dan biasanya terkait dengan kelainan genetik atau penyakit yang heriditer. Dengan demikian informasi yang akurat dan lebih awal perlu diperoleh untuk keperluan  pencegahan-pencegahan terhadap resiko kemunculan abnormalitas genetik.

Pada perkembangan analisis kromosom yang terbaru, sekarang ini menjadimetode preparasi dan analisis  lebih cepat dan akurat dengan bantuan software untuk membuat pelaporan dari hasil analisis. Informasi yang didapat dari karyotiping tidak hanya penting bagi deteksi penyakit heriditer secara lebih dini tetapi juga akan menyumbangkan perkembangan keilmuan yang sangat penting untuk mengambil kebijakan-kebijakan kesehatan genetik di masa datang. Disisi lain, kebutuhan akan informasi analisis abnormalitas genetik, khususnya pada pasien dengan dugaan mengalami kelainan genetik makin meningkat. Analisis genetik ini juga diperlukan sebagai data penunjang bagi terapi medisterkait.

LSIH-UB dengan fasilitas preparasi dan SDM yang memadai (baik) siap untuk memberikan pelayanan pada custumer yang memerlukan hasil analisis kromosom manusia maupun  jasa konsultant genetik sesuai kebutuhan custumer.

2. BIAYA UJI  KROMOSOM

Biaya analisis kromosom meliputi preparasi ,isolasi sample, kromosom, analisis dan pelaporan data (termasuk gambar) adalah Rp. !.500.000,- (satu juta lima ratus ruliah). di bayarkan langsung ke LSIH, sebelum tanggal pengambilan/pengiriman sample darah.

3. TATA CARA /PROSEDUR UJI;

1.  Pasien /Custumer mengajukan permintaantertulis ke pada LSIH

2. Custumer (pasien), datang ke Klinik UB untuk diambil darahnya, atau dikirim sample darah sebanyak 5 ml dalam tabung venoject heparin, dibawa dalam temperatur dalam termos 5 0C ( dalam es)

3. Hasil uji akan diberikan maksimal dalam 15 hari kerja setelah pengambilan sampel, kecuali ada gangguan teknis sehingga pengambilan sampel darah harus diulang.

4. Laporan akan diberikan ke pada pasien dalam bentuk laporan tertulis (hasil analisis dan gambar kromosom utuh serta hasil analisis karyotiping)

5. Jika pasien memerlukan konsultasi, LSIH akan membantu pasien tentang terkait dengan hasil analisis karyotiping

TENAGA AHLI DAN KONSULTAN GENETIK

Pelaksana karyotiping ada laboran yang cukup berpengalaman dengan tingkat keberhasilan karyotiping yang baik. Tim analisis karyotiping didukung oleh pakat genetik UB  antara lain Prof dr. Rasyad Indra,  Dr. Gatot Ciptadi dan Fatchiyah PhD.

WAKTU PENGUJIAN DAN HASIL ANALISIS

Hasil Analisis karyotyping berupa foto asli dari preparasi standart karyotiping (G banding) dan  dianalissi dengan bantuan software Cytovision (……..)  untuk menganalisis normalitas/ abnormalitas kromosom.

Waktu pengujian adalah 15 hari setelah penyerahan/pengambilan sampel darah kecuali jika ada kesulitas teknis sehingga preparasi  uji kromosom perlu diulang

INFORMASI LANJUT:

Informasi yang lebih lengkap bisa ditanyakan langsung ke LSIH-UB

Alamat :

No telpon, Fax email

Contact Person : Helly N Kamalia, Ika.

Pak Gatot seminar di Thailand

Salah seorang Staff LSIH-UB, Dr.Ir. Gatot Tjiptadi pada 9 – 11 April 2010 mengikuti 3rd Conggres of the Asia Pasific Initiative on Reproduction (ASPIRE 2010) di Pattaya, Thailand. Pada pertemuan ilmiah internasional yang bertemakan Best and Simplified ART (Assisted Reproductive Technology) practice beyond the year 2010, dosen di bidang ilmu pertanian itu membawakan makalah berjudul The Ca+2 Intensity Dynamics of Oocyte activated chemically following Crude Sperm Extract Supplementation yang dibawakan pada sesi ART, Basic Research dan Stem Cell Research.
Gatot Ciptadi menuturkan, acara konggres ini mempresentasikan lebih kurang 107 paper ilmiah dan 92 poster dari peserta yang datang dari berbagai negara di Asia Pasifik. Bidang yang dipresentasikan meliputi ART (klinis, laboratorium dan basic research), stem cell, reproductive genetics, endokrinology, psysiology dan counseling. Selama konggres juga diadakan pameran perkembangan teknologi ART yang paling mutakhir oleh 34 peserta pameran yang merupakan perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang terkait dengan peralatan infertilitas.
Peserta konggres sebagian besar adalah praktisi, peneliti dan pengelola laboratorium infertilitas dan bayi tabung utama dari beberapa negara di Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura dan China. Hadir sebagai pembicara utama para pakar ART dan bayi tabung dari Belanda, Norwegia, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Denmark, Spanyol, Belgia dan Australia. Selain Universitas Brawijaya, peserta dari Indonesia yang juga hadir dalam konggres adalah para staf dan peneliti dari laboratorium infertilitas dan bayi tabung. Diantaranya dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Surakarta, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, serta beberapa praktisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Semula, seminar internasional dan konggres ASPIRE 2010 akan diselenggarakan di Centara Grand and Bangkok Convention Centre Bangkok. Namun dengan perkembangan situasi yang tidak kondusif dengan maraknya demonstrasi anti pemerintah di pusat kota, pada H-2 panitia secara mendadak memindahkannya ke PEACH convention centre di kota wisata pantai yang sangat terkenal di Thailand, Pattaya.[gtc/nun]

Workshop Basic Bioinformatics di LSIH UB

10 April 2010
Merayakan ulang tahunnya yang ke 3 pada tanggal 26 Juli mendatang, Laboratorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Brawijaya (LSIH-UB) akan menggelar berbagai acara. Mengawali rangkaian kegiatan, pada Sabtu (10/4) telah diselenggarakan diselenggarakan “Workshop 0n Basic Bioinformatics”. Beberapa materi yang terangkum didalamnya meliputi database, allignment analysis by Blast analysis & Clustal-X2 software, primer design for PCR, serta Identification Restriction Enzyme site. Kegiatan ini diikuti 35 orang peserta yang terdiri atas mahasiswa pascasarjana UB maupun non UB. Peserta dari program doktor Ilmu Kedokteran Universitas Airlangga mendominasi kegiatan ini hingga 16 orang disusul program doktor MIPA universitas yang sama 8 orang dan sisanya dari program pascasarjana UB dan UM.
“Peserta sangat aktif. Mereka sangat aktif dengan dibimbing pemateri dan panitia”, ungkap Direktur LSIH-UB, Dra. Fatchiyah, M.Kes., PhD kepada PRASETYA Online melalui email.
Beberapa pemateri yang terlibat didalamnya adalah Dra. Fatchiyah, M.Kes. PhD (pemateri utama) dengan dibantu Lina Firdausi, M.Si, Praba Sanjaya, S.Si, Miftahun NSP, Senja Puspita Ayu. S.Si, serta panitia lainnya dari LSIH UB.
Bioinformatika
Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasar artificial intelligence. Mereka berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa dibuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang menjadi kunci penentu tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA. Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia biologi dan kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah piranti lunak yang didukung kesediaan internet.
Kemajuan teknik biologi molekuler dalam mengungkap sekuens biologi protein (sejak awal 1950an) dan asam nukleat (sejak 1960-an) mengawali perkembangan pangkalan data dan teknik analisis sekuens biologi.
Pangkalan data sekuens protein mulai dikembangkan pada tahun 1960-an di Amerika Serikat, sementara pangkalan data sekuens DNA dikembangkan pada akhir 1970-an di Amerika Serikat dan Jerman pada Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (European Molecular Biology Laboratory).
Penemuan teknik sekuensing DNA yang lebih cepat pada pertengahan 1970-an menjadi landasan terjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang dapat diungkapkan pada 1980-an dan 1990-an. Hal ini menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, yang meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika.
Perkembangan jaringan internet juga mendukung berkembangnya bioinformatika. Pangkalan data bioinformatika yang terhubung internet memudahkan ilmuwan dalam mengumpulkan hasil sekuensing ke dalam pangkalan data tersebut serta memperoleh sekuens biologi sebagai bahan analisis. Selain itu, penyebaran program aplikasi bioinformatika melalui internet memudahkan ilmuwan dalam mengakses program tersebut dan kemudian memudahkan pengembangannya.
Untuk worshop “Advance Bioinfromatics” akan diselenggarakan bulan Juli 2010 nanti. Bagi yang berminat silahkan menghubungi sekretariat LSIH UB di lsih_ub@yahoo.co.id, labsentral@ub.ac.id, atau nomor telpon 0341-559054. LSIH-UB juga juga melayani permintaan workshop sesuai permintaan dalam satu group. (ff/nok)

Pelatihan Pengenalan SNI ISO/IEC 17025:2008

Gelombang I : 4 Maret 2010
Gelombang II : 3 Juni 2010
Gelombang III : 30 September 2010


TUJUAN

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan persyaratan sistem manajemen mutu laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2008 (versi baru). Pelatihan ini mencakup unsur-unsur sistem manajemen laboratorium yang efektif yang dapat diintegrasikan dengan persyaratan manajemen mutu, guna membantu laboratorium dalam menjaga mutu hasil uji dan pelayanan yang baik terhadap pelanggan.

MANFAAT

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mengenal/mengetahui persyaratan sistem manajemen laboratorium dan manfaat penerapannya terhadap laboratorium penguji atau kalibrasi.

MATERI YANG DIBAHAS

  • Kebijakan Standardisasi/SSN (Sistem Standardisasi Nasional)
  • Pengenalan SNI ISO/IEC 17025:2008

WAKTU
Pelatihan dilaksanakan selama 1 hari.

METODE
Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui kuliah dan diskusi.

PESERTA

  • Peserta terdiri dari masyarakat luas (umum), manajer puncak, manajer mutu/teknis laboratorium, atau pihak yang berkepentingan di bidang laboratorium penguji atau kalibrasi dan pihak yang berkepentingan dengan laboratorium
  • Peserta berjumlah 30 orang

BIAYA*

Reguler :Rp 500.000,-/peserta
In-house :Rp 8.000.000,-/paket

* (tidak termasuk pajak, transportasi dan akomodasi; berdasarkan PP 62 Tahun 2007 atau bisa diakses di web bsn)

BROSUR dan PENDAFTARAN
download brosur dan form pendaftaran
Informasi Lebih Lanjut
Bidang Diklat Standardisasi
Telp. 021-574703/44 Ext. 270
email: diklat@bsn.go.id